KALIBENDA, AJIBARANG –
Dalam kegiatan tersebut, Bapak Arif Yulianto, S.Pi., Teknisi Akuakultur dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banyumas, hadir sebagai narasumber, menyampaikan materi mengenai teknik budidaya ikan air tawar, termasuk pengenalan teknologi bioflok, konsep dan prinsip penerapannya dalam kegiatan perikanan. Teknologi bioflok menjadi salah satu alternatif metode budidaya yang dapat dipelajari masyarakat untuk mendukung pengelolaan usaha perikanan secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Selain aspek teknis budidaya, peserta juga mendapatkan pemahaman
mengenai peluang usaha dan pemasaran hasil perikanan di wilayah Kabupaten
Banyumas. Budidaya ikan air tawar dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan
sebagai salah satu kegiatan ekonomi produktif desa, baik untuk memenuhi
kebutuhan konsumsi masyarakat maupun sebagai sumber pendapatan tambahan bagi
warga.
Narasumber kedua, Bapak Rahman selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), turut memberikan materi dan pendampingan sesuai dengan bidangnya. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan para narasumber. Dalam sesi tersebut, peserta berkesempatan menyampaikan pertanyaan, bertukar pengalaman, serta menggali informasi mengenai penerapan teknologi budidaya ikan air tawar dan peluang pengembangannya di lingkungan desa.

Melalui kegiatan bimbingan teknis ini, diharapkan peserta dapat memperoleh bekal pengetahuan yang bermanfaat untuk mulai merintis maupun mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar. Pengenalan teknologi tepat guna juga diharapkan mampu mendorong masyarakat agar lebih inovatif dalam memanfaatkan potensi lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta membuka peluang usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga.
Pemerintah Desa Kalibenda berharap kegiatan ini menjadi salah satu
langkah nyata dalam mendorong pengembangan ekonomi produktif masyarakat melalui
sektor perikanan darat. Dengan dukungan pengetahuan teknis, pendampingan, dan
pemahaman pasar, budidaya ikan air tawar berpotensi menjadi salah satu usaha
yang mendukung pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.